Vitablitz Herbal

Saat tubuh kita sedang lelah dan penat dari pekerjaan atau perjalanan, secangkir  teh  hangat dengan bau yang harum dan rasa yang enak membuat tubuh serta perasaan kita menjadi kembali segar dan penuh energy lagi.  Hal ini selalu ku lakukan menghirup harum nya teh  hangat  “Sereity Tea”  yang terbuat dari ramuan teh hijau dan bunga Lavender dan meminumnya  membuat tubuhku segar  , relax semua kelelahan hilang pikiran menjadi tenang kembali. Seolah olah melalui teh kita di hubungkan dengan alam semesta hamparan pohon teh bagaikan permadani berwarna hijau yang begitu indah.

 

Sebagai seorang pencinta teh , aku sangat bersyukur bahwa Tuhan  telah menciptakan tanaman yang dapat memberikan suatu kenikmatan ketika di minum sehingga membuatku tergerak untuk mengetahui  dan mempelajari  lebih dalam  mengenai teh yang sangat ku sukai ini.  

 

A cup of tea bukan hanya sekedar satu cangir teh saja tetapi mempunyai arti yang sangat dalam karena setiap daun teh yang di petik dari suatu daerah menpunyai cita rasa yang berbeda dengan daerah lain. Keadaan iklim , soil, alam dimana pohon teh ini tumbuh sangat mempengaruhi cita rasa tersendiri juga cara proses daun teh akan mempengaruhi qualitas dan hasil akhir ketika teh tersebut diseduh.

 

Begitu kompleks dan penuh upaya kerja keras dari para petani dan produsen untuk membuat  the yang bisa di sajikan dan dinikmati oleh para pencinta teh.

Banyak yang harus aku pelajari dan semuanya sangat unik sehingga membuat ku tertarik untuk menuliskan nya dalam blog ku ini agar para pencita  teh lebih bisa menikmatinya  atau yang belum sebagai Tea Lover bisa belajar untuk menikmati dan menjadi Tea Lover  agar dengan minum teh  terutama minum premium tea bukan hanya cita rasanya sangat enak tetapi juga meningkatkan immunitas tubuh kita karena teh mengandung anti oxidant yang tinggi.

 

 

Pohon teh di temukan sejak 5000 tahun yang lalu sekitar tahun 2737 SM.  Pada masa itu di Tiongkok ada seorang kaisar bernama Shen Nung yang berarti Petani Suci , dia seorang ahli pertanian dan juga menemukan berbagai macam tumbuh tumbuhan yang dapat di pergunakan sebagai obat.   Beliau adalah seorang penemu dari awal obat obatan Tiongkok  ( Zhong Yao ), dia sering berkelana mendaki gunung dan juga menyelam kedalam danau untuk mencari tumbuh tumbuhan , rumput , akar-akaran kemudian meracik dan mencobanya sehingga ramuan tersebut dapat berkhasiat untuk mencegah penyakit.

Menurut legenda, ketika Shen Nung sedang merebus air tiba tiba beberapa daun teh jatuh kedalam air yang sedang direbusnya dan mengeluarkan aroma yang harum. Air rebusannya itu berubah warna menjadi kecoklatan.  Dan saat Shen Nung meminum air rebusan daun tersebut dia merasakan tubuhnya menjadi segar dan sehat.

Setelah meneguk air yang berisikan daun itu Kaisar Shen Nung menggambarkan bahwa ada perasaan hangat dalam tubuhnya.  Seolah olah cairan itu mengalir dan menyelidiki di setiap bagian tubuhnya.

Legenda juga menceriterakan bahwa Shen Nung selalu mengunyah  daun , batang , akar dari berbagai macam tumbuhan untuk menemukan ramuan obat. Dan bila dia memakan tanaman beracun , dia akan mengunyah daun teh untuk menangkal rancunnya. Shen Nung  juga mendapat nama  sebagai “Dewa obat

                         

                                                                                                                                                     茶

 

Kaisar Shen Nung menamai minuman itu “ch’a” (茶),Chinese karakter yamg artinya memeriksa atau menyelidiki.  Pada tahun 200 SM. Seorang Kaisar Dinasti Han menentukan bahwa ketika mengacu pada teh, karakter tertulis  ini  harus di gunakan untuk menggambarkan cabang kayu , rumput dan manusia diantara kedua karakter tersebut.  Dalam budaya Tionghoa  karakter tulisan ini juga di ucapkan “ch’a” yang melambangkan bahwa teh  membawa manusia menuju  ke kesimbangan dengan alam.

Sejak abad ke 4 hingga abad ke 8 teh  di Tiongkok terus berkembang dengan pesat. Teh  tidak lagi hanya di gunakan untuk khasiat pengobatannya , tetapi teh mempunyai nilai tambahan yaitu di minum sebagai minuman sehari hari  yang menyenangkan dan menyegarkan.

Perkebunan teh menyebar keseluruh  Tiongkok , teh menjadi popular . Pedagang  teh  menjadi  kaya dan teh menjadi suatu komoditi  yang berharga dan elegan melambangkan kekayaan dan status pemiliknya.

Kemudian kekaisaran  di Tiongkok mengontrol dengan ketat persiapan dan penanaman budidaya teh ini. Legenda menceriterakan bahwa hanya wanita muda yang boleh menangani daun teh mungkin karena kemurniaannya. Wanita muda ini tidak boleh makan bawang putih . bawang merah, atau rempah rempah yang aroma nya kuat karena bau yang menempel di ujung jari mereka dapat mencemari daun teh yang berharga ini ketika mereka memetik dan memproses daun teh.

Teh dari ribuan tahun yang lalu hingga sekarang tetap menjadi minuman utama dan digemari hampir 99% penduduk  di negeri Tiongkok dan menjadi suatu symbol sejarah , budaya dan keagamaan di negeri ini.

Tradisi budaya minum the terus berkembang dan juga penanaman dan proses pembuatan the terus di pelajari dan di kembangkan untuk menghasilkan teh jenis baru dengan kualitas yang lebih baik.

Kemudian teh berkembang ke negara negara tetangga yaitu Jepang , Korea , Vietnam hingga ke Eropa , Timur Tengah  dan akhirnya ke seluruh dunia.

Teh di perkenalkan ke negara Jepang oleh Biksu Dengyo Daishi dengan membawa biji teh dari Tiongkok ke Jepang agar bisa di tanam dan di kembangkan di Jepang. Sehingga akhirnya teh menjadi bagian kehidupan di biara. Para biksu menggunakan tea agar tubuh bisa tetap segar selama melakukan meditasi. Awal tahun 1300 , teh menjadi lebih terkenal di seluruh.

Sejarah menceriterakan bahwa teh  dapat memberikan suatu kenikmatan dan kebahagiaan serta obat yang dapat menyembuhkan tetapi adakalanya teh  menjadi awal dari keserakaan di hati manusia yang menyebabkan banyak tetesan air mata dan pertumpahan darah. Dimana pada abad 19 Kerajaan Inggris mengambil benih pohon teh dari Tiongkok untuk di tanam di daerah Asam India.

Mulai tahun 1657 teh mulai di kenal di Inggris  ketika teh  hijau yang di ekspor dari Tiongkok pertama kali muncul di menu bersama dengan leaflet yang menjelaskan bahwa  minuman yang eksotis tersebut memiliki berbagai khasiat obat.  Keberadaan teh yang hanya terdapat di Tiongkok saja , apalagi  kerajaan Tiongkok tidak tertarik untuk memperdagangkannya,  membuat harga teh ini menjadi mahal sekali sehingga hanya dapat di nikmati oleh  kalangan atas saja.

Demi memperoleh teh dari Tiongkok, Kerajaan Inggris memperkenalkan opium obat-obat  terlarang  kepada masyarakat Tiongkok sehingga membuat mereka ketagihan dan memperjualan apa saja termasuk teh demi memperoleh opium tersebut.

Saat ini teh sudah menjadi salah satu minuman yang banyak di konsumsi di dunia setelah air putih.

Di Inggris sebanyak 165 juta cangkir teh diminum setiap harinya yang berarti setiap orang meminum dua setengah cangkir the setiap hari.

 

Bagaimana dengan di Indonesia?

Pohon teh yang dalam bahasa latin nya Camellia Sinensis awalnya tumbuh di alam bebas menggambarkan betapa baiknya bumi dan alam yang telah berbaik hati menyediakan semua yang di butuhkan manusia. Hanya sangat di sayangkan bahwa banyak manusia yang karena keserahkaannya telah merusak alam demi untuk kepentingan diri sendiri.

Kita dapat membayangangkan betapa alam bersinergi dengan pohon teh melalui akar, batang pohon , daun nya yang berbentu bulat telur atau lonjong dan bergerigi. Kemudian di kultivasi secara massal untuk di petik pucuknya , di layukan , dikeringkan dan setelah melalui berbagai prosess yang kompleks akhirnya bisa di seduh sehingga menjadi secangkir teh yang dapat kita nikmati.

Sebenar nya teh hanya ada satu jenis tetapi pengaruh terroir , factor lingkungan seperti tanah , klimat sehingga walaupun jenis tanamannya sama tetapi dapat memberikan cita rasa dan aroma yang berbeda . Di tambah dengan proses pembuatan berbeda akan menghasilkan berbagai jenis teh.

 

Teh dapat dibagi dalam dua kategori

1. Single Origin Tea

Terbuat dari daun daun teh yang di peroleh dari satu daerah atau perkebunan yang di petik pada musim atau masa panen yang sama.


Single origin mementingkan cita rasa dan kharakteristik sebuah teh. Oleh karena itu proses produksi harus benar benar di perhatikan agar bisa menghasilkan sebuah teh dengan cita rasa yang stabil. Kualitas daun teh yang unggul dan Cita rasa yang kompleks ini lah yang menentukan harga teh tersebut. Yang terkadang sangat mahal dan langka di pasaran.

 

Para pencinta teh (Tea Lover ) menikmati single Origin Tea dan mampu memahami dari mana asal teh tersebut serta memahami tentang alam dimana teh tersebut ditanam serta kerja keras dari para produsen untuk menghasilkan the yang berkualitas.

2. Blended Tea

Berbeda dengan single origin tea , blended tea lebih banyak di temukan di pasaran dengan harga yang lebih terjangkau dan juga blended tea yang memang di buat dengan tujuan untuk kesehatan tubuh (Herbal Tea).


Blended tea leaves , racikan daun teh yang di campur dengan daun teh lain yang di petik dari perkebunan yang berbeda , dengan musim atau masa panen serta grade yang berbeda. Methode ini biasanya di lakukan oleh perusahaan teh bersekala besar untuk menjaga konsistensi rasa teh yang
mereka produksi dan juga memenuhi keinginan pasar.


Sedangkan blended tea leave dengan bahan bahan lain yang bukan teh seperti bunga, buah , akar , atau tanaman herbal lainnya , naja campuran ini di sebut Tissane. Bila racikannya mengandung daun teh kita sebut Herbal Tea . Biasa nya racikan Tissane ini di buat untuk kesehatan tubuh misalnya meningkatkan Immunitas Tubuh “Wake Up Tea by Vitablitz” , Relaxing Tea “Serenity Tea by “Vitablitz” , Dan “Elegant Tea “ by Vitablitz” berfungsi sebagai Detox Tea

Recent Posts

Serenity Tea teh herbal untuk kesehatan

Serenity Tea

Ciptakan kenyamanan saat beristirahat dan efek relaksasi pada tubuh.

Eelegant tea teh hijau untuk diet

Elegant Tea

Wujudkan bentuk tubuh ideal tanpa menyebabkan efek detox, melalui produk berikut.

Wakeup Tea teh untuk menjaga imunitas tubuh

Wake Up Tea

Tingkatkan imunitas yang tinggi dalam tubuhmu dengan kandungan jahe, kunyit, sereh.